Suka dan Duka Menjadi Seorang Blogger

Suka dan Duka Menjadi Seorang Blogger

Suka dan Duka Menjadi Seorang Blogger
Suka dan Duka Menjadi Seorang Blogger


TOMTOMID - SuperBercerita. Menjadi seorang Blogger bukanlah pilihan yang tepat. Apabila mental teman-teman belum kuat, kesabaran teman-teman belum hebat, tidak mau untuk sementara diperalat, dan mengikuti syarat dan kebijakan yang ketat. Seorang Blogger harus bisa tau diri, mawas diri, belajar mandiri, mengontrol emosi, fokus dan yakin dalam 1 nilai, tidak uang dulu yang dicari, berpikir panjang untuk sementara investasi, membuat karya tulisan yang berkualitas dan mumpuni, maka hasilnya akan mengikuti nanti, jika kalian tetap konsisten menjalani semua ini.

Dibawah ini saya sudah merangkum pengalaman pribadi saya, Suka dan Duka Menjadi Seorang Blogger. Pengalaman saya ini mungkin ada beberapa atau banyak yang sama dengan pengalaman teman-teman Blogger semua. Namun saya akan menjelaskannya dengan cara saya yang berbeda, dan runtut berdasarkan kenyataan yang ada. Bagi teman-teman Blogger yang mau (ingin) atau sedang berusaha mengembangkan blognya, mungkin pengalaman saya ini dapat teman-teman jadikan informasi dan referensi untuk kedepannya.

1. Ngeblog Pada Jaman Masih Sekolah SMA

Sukanya Menjadi Seorang Blogger

Tak bisa dipungkiri, bahwa saya sejak kelas 6 SD (Sekolah Dasar) saya sudah mulai memegang ponsel jadul Nokia 3315 warna merah darah, yang masih polyphonic atau belum berwarna (masih warna kuning layarnya). Di ponsel pertama yang saya miliki tersebut (punya orang tua sih), saya sudah mulai suka otak-atik hp dan bermain game (belum mengenal cinta).

Mulai SMP (Sekolah Menengah Atas), saya sudah mengenal cinta, mulai mengkoleksi nomor cewek dan hp pun juga sudah beda. Derajatnya lebih tinggi, karena sudah memiliki fitur kamera, internet, pemutar musik, dan lain sebagainya. Munculah generasi baru hp Cina dimana-mana. Itu pun hp yang saya pakai milik kakak kedua saya. Bukan Cu Pat Kai yaa maksud saya. Soalnya kakak kedua saya perempuan. Saya dari tiga bersaudara, dan saya merupakan anak bungsunya. Cowok sendiri lagi.

Sejak SMA (Sekolah Menengah Atas), sekitar mulai naik ke kelas 11 saya mulai mengenal blog. Platform yang saya gunakan untuk ngeblog pada saat saya masih sekolah SMA (Sekolah Menengah Atas) adalah MyWapBlog (MWB). Pada saat itu, yang lagi tranding atau yang banyak dibahas adalah dunia ponsel Symbian. Otak-atik ponsel Symbian, istilahnya dulu adalah modding. Kalau sekarang istilahnya untuk Android adalah mod. Mulai dari merubah tampilan ponsel menjadi ala Android, BB (Black Berry), dan lain-lain.

Ada banyak sekali ilmu yang saya dapat dengan belajar otak-atik ponsel Symbian saya Nokia E63 hacked (EGE). Dari sinilah saya mulai belajar asal-asalan ngeblog. Belajar koding seperti Python, karena ponsel Symbian menggunakan bahasa pemrograman Python, lalu ada HTML, dan CSS. Yang dulunya hanya sekedar hobi, tapi ternyata sekarang masih saja tetap hobi. Tapi beda, hobinya mulai digeluti, didalami, dipelajari, dipahami, untuk bisa sukses dikemudian hari. Aamiin. Berawal dari hobi yang tersalurkan (saya rasakan sekarang), mudah-mudahan kelak dapat mencapai cita-cita yang saya harapkan. Aamiin.

Yang saya rasakan sukanya menjadi seorang Blogger pada saat saya masih duduk di bangku sekolahan SMA (Sekolah Menengah Atas) adalah :

  1. Hobi yang tersalurkan
  2. Banyak belajar hal baru, tantangan baru, dan ilmu baru
  3. Menambah wawasan dan ilmu pengetahuan
  4. Banyak bertemu orang baru dan teman baru
  5. Kebanggaan tersendiri yang tidak ternilai

Dukanya Menjadi Seorang Blogger

Ngeblog pada jaman dulu dengan jaman sekarang tentu berbeda. Inilah yang saya rasakan, dukanya menjadi seorang Blogger.

  1. Ngeblog hanya menggunakan ponsel jadul Nokia E63 hacked (EGE)
  2. Jadwal padat, tidak ada waktu untuk ngeblog
  3. Hidup seperti kelelawar (ngalong)
  4. Tidak fokus dalam pelajaran sekolah yang diberikan
  5. Belum paham ilmu SEO (Search Engine Optimization) dan dalam penerapannya
  6. Belum paham bagaimana cara blog bisa mendapatkan penghasilan
  7. Belajar tanpa guru (belajar sendiri secara otodidak)

2. Ngeblog Pada Jaman Masih Nganggur Setelah Lulus SMA

Sukanya Menjadi Seorang Blogger

Pada saat di posisi ini, mungkin saya lebih banyak dukanya daripada sukanya. Karena pada awal mulai pandemi, saya baru terjatuh dari masalah hidup yang sedalam-dalamnya, yang baru pertama kali saya alami dan saya hadapi ternyata seberat ini. Hingga saat ini pun masalah yang saya hadapi belum juga menemukan titik terang. Mungkin sukanya menjadi seorang Blogger pada jaman pandemi mengitari bumi hanya beberapa saja, dan tidak seberapa. Dibawah ini saya tulis sekilasnya saja.

  1. Mempunyai banyak waktu luang
  2. Banyak belajar hal baru, tantangan baru, dan ilmu baru
  3. Menambah wawasan dan ilmu pengetahuan
  4. Belajar memahami cara kerja blog agar bisa menghasilkan uang
  5. Bangga ketika suatu masalah dapat terselesaikan dalam blog
  6. Banyak belajar dari kehidupan
  7. Mulai berpikir dewasa
  8. Mulai memikirkan masa depan dan pasangan

Dukanya Menjadi Seorang Blogger

Di fase ini merupakan fase terberat dalam saya ngeblog. Dimana pada fase ini saya banyak sekali mendapati kegagalan-kegagalan, salah dalam memperhitungkan, belum terlalu memikirkan masa depan, dan bla bla bla, padahal umur sudah menunjukkan cukup matang (24 tahun). Di fase inilah saya memecahkan rekor menjadi pengangguran terlama yang saya alami. Dari awal mulai pandemi COVID-19 sampai saat ini. Berikut dukanya menjadi seorang Blogger pada jaman masih nganggur setelah lulus SMA (Sekolah Menengah Atas).

  1. Membuat beberapa blog sekaligus akhirnya terlantar dan mulai dari awal
  2. Terlalu banyak gonta-ganti, otak-atik tampilan blog, sehingga tidak terasa waktu terbuang sia-sia
  3. Mencoba mencari dan mendaftarkan diri sebagai frelancer tapi tidak berhasil
  4. Pusing tidak memiliki penghasilan
  5. Malu masih bergantung pada orang tua
  6. Merasa tidak berguna
  7. Sempat putus asa (berkali-kali)

3. Ngeblog Pada Jaman Masa Pandemi Mengitari Bumi

Sukanya Menjadi Seorang Blogger

Wah, untuk sekarang mungkin saya baru sedikit merasakan hasil dari perjuangan saya dulu waktu masih sekola SMA (Sekolah Menengah Atas), awal saya mulai belajar ngeblog dengan ponsel jadul saya Nokia E63 hacked (EGE), hingga sekarang masih aktif ngeblog kembali setelah lumayan lama fakum tidak ngeblog sama sekali. Akhirnya saya sudah merasakan sedikit manisnya hasil jerih payah saya belajar ngeblog dari nol besar.

Tentu ini merupakan pencapaian yang sudah luar biasa bagi saya. Karena sudah bisa mendapatkan sedikit penghasilan dari blog. Pencapaian sangat luar biasanya kapan yaa? Hingga saya bisa mendapatkan penghasilan tetap setiap bulannya? Pengeennnn.... :(

Nah, dibawah ini merupakan poin-poin yang sudah dan sengaja saya kumpulkan sukanya  menjadi seorang Blogger pada jaman pandemi mengitari bumi.

  1. Hobi yang tersalurkan dan dibayar
  2. Banyak belajar hal baru, tantangan baru, dan ilmu baru
  3. Menambah wawasan dan ilmu pengetahuan
  4. Bertemu banyak orang baru dan teman baru
  5. Kebanggaan tersendiri yang tidak ternilai
  6. Tidak ada batasan waktu untuk ngeblog
  7. Sudah memiliki fasilitas untuk ngeblog yang lumayan (laptop, ponsel, dan internet).
  8. Menjadi seseorang yang mulai dikenal banyak orang
  9. Mulai paham SEO (Search Engine Optimization) dan penerapannya
  10. Artikel muncul di page 1 Google, bahkan number 1 Google
  11. Diterima Google AdSense
  12. Iklan Google AdSense mulai tampil
  13. Penghasilan Google AdSense mulai jalan
  14. Mendapatkan penghasilan sampingan dari blog
  15. Banyak kegiatan online yang bermanfaat
  16. Bekerja tak berjuragan, bertuan, atau bermajikan

Dukanya Menjadi Seorang Blogger

Dalam menjalani kehidupan nyata, masing-masing individu pasti memiliki suka dan duka dalam menjalani kehidupannya. Begitu juga saya yang menjadi seorang Blogger, bisa dikatakan masih pemula. Jika diatas saya sudah merangkum poin-poin sukanya menjadi seorang Blogger, maka dibawah ini merupakan rangkuman poin-poin dukanya menjadi seorang Blogger.

  1. Susah membagi waktu
  2. Hidup seperti kelelawar (ngalong)
  3. Fasilitas untuk ngeblog kurang mumpuni (laptop terkadang eror, ponsel eror, internet eror)
  4. Belum bisa memaksimalkan SEO (Search Engine Optimization) dalam blog
  5. Belum begitu paham bagaimana cara blog bisa mendapatkan penghasilan dengan cepat
  6. Belajar tanpa guru (belajar sendiri secara otodidak)
  7. Kehabisan kuota internet atau internet lambat
  8. Listrik padam, jaringan internet hilang, tulisan pun melayang
  9. Visitor blog kurang memuaskan
  10. Sering gonta-ganti template blog
  11. Sulit konsisten dalam update artikel blog
  12. Susah mencari niche blog yang sesuai
  13. Kesalahan pembelian domain
  14. Berkali-kali gagal mendaftarkan blog ke Google AdSense (belasan kali), membuat down untuk melanjutkan ngeblog.
  15. Penghasilan pas-pasan, pengeluaran pol-polan
  16. Penghasilan sampingan dari blog belum bisa ditarik atau dicairkan (minimal withdraw yang lumayan tinggi)
  17. Tidak adanya dukungan, benar-benar berusaha sendiri
  18. Susah langsung mengeksekusi ide
  19. Dipandang sebelah mata
  20. Menjadi bahan pembicaraan orang

Bagaimana? Apakah teman-teman semua memiliki jejak yang sama atau mau mengikuti jejak saya yang ingin sekali menjadi seorang Blogger sepenuhnya? Setelah teman-teman semua membaca sedikit tentang pengalaman saya pribadi dari awal mulai mengenal dan belajar ngeblog sampai sekarang yang sudah sedikit menikmati penghasilan dari blog? Mungkin tulisan saya dapat teman-teman jadikan bahan pertimbangan yang kuat untuk menjadi seorang Blogger seutuhnya. Terimakasih.

Kontes Blog : #SuperBercerita #aplikasisuper #kontesblog #superbercerita #superapp

TOMTOMID
TOMTOMID TOMTOMID - Personal Blogger Wonogiri

32 comments for "Suka dan Duka Menjadi Seorang Blogger"

  1. Memang suka duka jadi blogger banyak.

    Kalo laptop sih aku tidak punya tapi pakai hape android, hampir sama dengan laptop menurutku makanya tidak pernah kepikiran beli laptop.

    Kalo iklan adsense kayaknya susah ya, penghasilan kecil bahkan setahun sekali baru dapat bayaran.😂

    Kalo artikel rasanya banyak yang tidak muncul di page one apalagi number one, entah apa sebabnya.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Halo mas Agus.

      Mungkin itu masih ada beberapa yang terlewat. Kalau pakai ponsel Android saya juga pernah sesekali. Memang dengan ponsel Android bisa, tapi kalau menurut saya kurang leluasa saja mas. Dalam segi cara menulis, cara menambahkan gambar, tambah atau pindah atau tutup tab, belum kalau ponsel lemot dan restart sendiri atau jalan2 sendiri, bisa bikin stres artikel dah mau jadi tapi malah hilang. Bisa darah tinggi kalau saya pake ponsel mas. Ponsel lebih sering saya gunakan untuk game dan komunikasi pada saat diluar rumah biasanya. Biasa, cari-cari informasi buat konten yang sesuai.

      Masalah Google AdSense saya juga masih kurang paham apa kesalahan blog saya. Tiba-tiba kena pembatasan iklan berbulan-bulan (sekitar 5 bulanan) setelah diterima blog saya, sebentar tampil normal, tapi kena pembatasan lagi. Saya yakin bakal lama lagi ini, kayak pertama kali terkena pembatasan. Miris kali, padahal penghasilan Google AdSense sudah mulai jalan walaupun pelan. :(

      Masalah artikel, mungkin yang dibahas kurang populer mas. Coba deh bahas artikel yang sedang tranding di media sosial. Coba buat beberapa artikel dan rasakan kekuatannya. Memang sih, agak berat bersaing dengan banyak orang-orang hebat yang sudah ahli dalam bidangnya. Namun, tidak ada salahnya kok kalau mas Agus mencobanya. Hehehe :D

      Delete
  2. Ternyata kamu jago koding juga ya. Aku malah gak bisa. Belajar pun masih mumet. Tapi selamat ya akhirnya setelah badai galah menjadi blogger, adsense keterima dan mulai dapet kerjaan dari ngeblog. Tetap semangat boy. Kaya di darat, udara dan laut 😁

    ReplyDelete
    Replies
    1. Endak jago mak, cuma paham dikit aja. Toh sekarang kayak ga dipakai, mungkin belum kali yaa. Makasih mak yaa.

      Namun sayang, 2x kena pembatasan, jadi penghasilan macet tidak jalan. Baru bertahan 1 mingguan malah kena pembatasan lagi.

      Alhamdulillah mak, iya, udah mulai ada job kecil-kecilan, tapi masih sangat jarang mak. Bagi-bagi jobnya dong mak, kayaknya emak kebanyakan job. Sini boy bantuin. Hehehe

      Eh, kata-kata terakhir maksudnya apa boy ndak paham mak. :(

      Delete
    2. Akun Google Adsense-nya pakai yg hosted atau non hosted? Menggunakan akun GA dari YouTube atau mendaftarkan blog ini langsung ke Google Adsense? Kalau akun GA-nya masih baru, apalagi masih dalam peninjauan .... lebih baik jangan dulu posting artikel/tulisan berbau SARA, pornografi dan judi. Saya lihat banyak artikel yg mengulas ttg judi : gaple, domino, remi .... biarpun itu berupa game .... kalau yg mengarah ke perjudian sebaiknya dihindari. Karena itu bisa membuat iklan GA tdk tayang lantaran akun GA-nya ditangguhkan atau bahkan bisa2 dibanned.

      Delete
    3. Daftar langsung dari blog mas.

      Jadi akun GA baru berbeda yaa mas kekuatannya sama akun GA lama. Seperti belum dipercaya sepenuhnya. Wah, ilmu baru nih dari mas Maman. Makasih mas ilmu barunya. Coba deh ntar saya perbaiki lagi. Tapi kalau akun GA nya dari YouTube, apakah berbeda mas sama akun GA yang dari blog? Rencana mau buat channel YouTube, tapi masih maju mundur cantik. Hehehe

      Delete
  3. mantap nih ngeblog sejak SMA, dan kalau saja kenal blog setelah 7 tahun lulus SMA, telat banget ternyata tapi gpp lah yang penting kini kita sama2 di dunia blog kan ya

    ReplyDelete
    Replies
    1. Mungkin malah Ndak telat mas. Malah udah siap. Soalnya fasilitas sudah lengkap pasti, tinggal gerak jalan. Kalau dulu kan memang masanya berbeda.

      Delete
  4. Dalam menjalani aktivitas dan profesi pasti ada suka dukanya. Begitu juga dengan dunia blogger. Saya mengawali dunia Blogger sejak tahun 2010 lalu. Saya memutuskan keluar dari pekerjaan saya sebagai staff admin perusahaan dan sebagai announcer sekaligus music director sebuah stasiun radio swasta niaga nasional (kerjanya double). Lebih memilih jadi full time Blogger. Keputusan ini ternyata tdk salah karena memang punya passion di bidang nulis sejak kecil. Utk teknis ngeblog-nya saya juga belajar otodidak karena basic saya adalah akuntansi. Belajar utak-atik tampilan blog secara mandiri, tanya dikit sana-sini. Alhamdulillah lancar2 saja sampai sekarang, tdk banyak kendala.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Kalau udah full niat sama full usaha n do'a pasti tidak ada yang sia-sia. Tinggal kesabaran kita sampai dimana apabila mendapati kegagalan sebelum keberhasilan kita, konsisten, dan banyak hal lainnya juga. Saya bilang sih masnya berani banget meninggalkan pekerjaan utama mas dan mencoba hal baru yang belum pernah dicoba sebelumnya. Good mas.

      Delete
  5. hihi kalo aku pribadi sudahpunya blog daei jaman sma (2010) tapi baru setahun ini bisa bener-benr fokus dan rutin ngeblog hehe
    tapi bener juga sih kalo mau bener-bener fokus banyak juga yang kudu dipelajari (tools nya)
    dan cukup nyita waktu karena disambi kerja hiks

    semangat blogging buat kita semuaaa~

    ReplyDelete
    Replies
    1. Wah, sama berarti kak. Baru fokus ngeblog 1 tahun ini.

      Semangat. :)

      Delete
  6. Bener deh mas, klo blog itu banyak suka dukanya. Smp ada yg bilang enak ya duduk aja tinggal nulis terus dibayar.. hahah.. tapi emang klo yg dilihat senengnya ya begitu, tp klo lihat dukanya ya jadi beda lagi. Tetep semangat.. 🤗

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya kak. Kadang orang lain tidak tahu proses yang kita lalui seperti apa, tapi langsung komentar aja. Begitulah kira-kira yaa. Semangat kak. :)

      Delete
  7. Samaan kita, ngeblog dari jaman SMA (Saya SMK) dengan suka duka yg seperti itulah. Hehe. Inget banget dulu dibela2in ke warnet sampe tengah malam cuma buat benerin template blog yang akhirnya sekarang blognya sendiri hilang ditelan ketidakaktifan. Baru start lagi waktu kuliah dengan blog baru tapi jarang2 post, cuma kalau lagi mood aja. Dan baru-baru ini belajar lagi perbloggingan, jadi masih kurang PD jadi full time blogger. Hehe.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Sebenarnya saya juga kurang PD gan. Saya punya banyak waktu luang dirumah, fasilitas ada, walaupun cuma lumayan, kan sayang kalau tidak dimanfaatkan. Jadi yaa ngeblog masih ngerjain ini itu buat dapat penghasilan. Sama sambil nunggu lw ada job dari blog kadang ada, lumayan juga kecil2an.

      Delete
  8. Awalnya saya blogging hanya untuk hobi, yaitu menulis hal2 yang saya tahu agar bermanfaat untuk pembaca..
    Tapi belakangan ini saya mulai terapkan kaidah SEO, dll karena menurut saya, percuma juga menulis hal2 yg kita ingin orang lain baca agar bermanfaat tapi karena tdk mengikuti kaidah SEO, dll jadi malah tidak ada yg baca..
    Sebagai info, ada blogger yg juga suka membagikan ilmunya secara gratis di youtube yaitu di channel OneHourProfessor..
    Saya suka channel ini karena tidak menjanjikan hal2 yg muluk2, tetap informatif, dan dia sudah berhasil meraih ribuan dolar per tahun dari menjadi blogger yg tentunya dia capai setelah beberapa tahun blogging..
    Secara jujur di channel itu, si blogger juga mengungkapkan kalau di tahun2 pertama memang sempat minus..
    Jadi jadi blogger memang butuh kesabaran :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Semua hal memang butuh proses dan waktu utk menuju keberhasilan. Begitu juga dgn nge-blog. Kecuali beli blog yg sdh bertrafik ..... ya tinggal ngelanjutin. Saya dari awal sampe skrg niat ngeblog itu utk sharing info dan ilmu pengetahuan saja. Kalau penghasilan dari Google Adsense dan jasa tulis artikel/konten itu sebagai bonus.

      SEO itu tdk menjamin visitor blog kita akan banyak. SEO itu sebagai pendukung karena masih banyak faktor lainnya yg memengaruhi jumlah visitor, terutama kekuatan dari konten itu sendiri apakah konten tersebut benar2 bermanfaat dan banyak dicari orang. Tidak sedikit blog berbasis blogspot tanpa SEO tetap banyak visitornya lho.

      Delete
    2. Memang benar sih kak kalau hanya sekedar nulis saja kan juga terindeks Googlenya lama, otomatis yang bacapun kurang kalau tidak di share di media sosial supaya ada yang bacanya banyak. Cuma ternyata SEO bukan hanya untuk hal itu saja. Masih banyak lagi manfaatnya.

      Google juga sangat menghargai sekali bagi penulis yang menerapkan SEO dan menjaga karya tulis dengan hak cipta dari penulis tersebut. Jadi yaa tidak sembarangan kalau mau membuat karya tulis. Cuma untuk referensi sih masih oke menurut saya.

      Kalau saya sering nonton channel YouTubenya Mastimon yang bahas dunia perbloggeran dari awal hingga sukses. Rela meninggalkan pekerjaan utamnya yang gajinya berkisar 10 jutaan dan memulai menjadi seorang Blogger sepenuhnya ternyata gajinya malah bisa diatas 10 jutaan.

      Yah, memang semua itu tergantung dari tujuan utama kita apa, bagaimana kita mengusahakan hingga blog kita benar-benar menghasilkan. Btw, channel YouTube diatas yang kakak sebutkan mungkin nanti bisa saya intip buat bahan belajar. Makasih kak. :)

      Delete
    3. Wah, saya suka sekali nih sama sikap mas Maman yang suka berbagi ilmu, informasi yang bermanfaat. Andai saja saya sudah mapan dan masih menggeluti dunia blog mungkin saya juga akan seperti mas Maman.

      Kalau niatnya tidak mau susah, pusing, capek ngerjain ini itu di blog sekali beli memang jadi mas. Tapi kalau lanjutin ntar apa tidak kaget ini gimana, bla bla bla. Karena dalam pembuatan blog dan lain-lain dari awal dan dikerjakan sendiri itu modal awal yang paling dasar. Jadi yaa kalau beli tidak mendapatkan ilmu dasarnya tersebut. Sama saja belajar dari nol buat melanjutkan blog yang dibeli tersebut. Sepertinya malah susah deh, karena dalam hal konsisten, kesabaran kita belum teruji kalau blognya beli. Tergantung masing-masing pribadi sih.

      Memang SEO itu sebenarnya penjabarannya luas sekali. Tidak cukup karya tulis yang SEO mampu mendatangkan pengunjung yang banyak. Setuju sama mas Maman kalau SEO itu hanya salah satu bagian saja untuk mendatangkan pembaca yang banyak. Masih ada hal lain dibelakang yang harus kita terapkan juga.

      Delete
  9. Saya mulai serius tulis blog juga sudah usia lanjut, alias udah punya keluarga besar. Dan itupun terjadi karena dorongan dari sebuah komunitas utk berkarya. Apalagi saat pandemi, banyak waktu luang yg terbentang. Nah untuk mendapatkan penghasilan tetap dari blog, memang tujuan semua blogger, tetapi buat saya, menulis blog itu sebuah tantangan dari kemalasan yg sudah jadi sifat. Sehingga utk tidak malas, saya berupaya nulis di blog.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Wah, keren nih mas. Berarti awal mulai ngeblog perkiraan barengan sama saya mulai serius menekuni dunia blog di akhir tahun 2020, pertengahan bulan Desember. Semangat terus mas, lawan rasa malas.

      Delete
  10. Perjalanannya berkesan ya mas. Semangat terusss sampai puncak hehe. Aku sendiri bertahun2 juga cuma nulis doang nggatau ilmu bloggingnya. Sekarang alhamdulillaah bisa tahu jalurnya kayak gimana. Semangat terus

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya mas, pengalaman hebat menurut saya sendiri. Sayang kalau mau banting stir membuang hobi lama. Ilmu yang sudah didapat terbuang sia-sia kalau tidak dilanjutkan. Semangat mas, semangat.

      Delete
  11. Bener sekali kalau menjadi blogger itu bisa menyalurkan hobi yang dibayar wkwkwk.. Jadi makin semangat ngeblognya ini.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Harus selalu semangat kak, tidak boleh malas. Makasih sudah berkunjung. :)

      Delete
  12. wow keren sejak sma, saya menulis awalnya buat menulis saja, baru tahu seo dan monetize blog itu belum lama, telat banget kalau lihat dari usia hihi tapi tetap semangat^_^

    ReplyDelete
    Replies
    1. Tidak ada kata telat kak. Saya malah yang termasuk telat belajar ngeblog dari SMA tapi sampai sekarang masih sama saja, peningkatan sedikit saja. Kalau misalnya mulai serius dan paham tentang alur blog agar dapat penghasilan mulai dari SMA, mungkin sekarang saya sudah bisa gajian bulanan (ngarepnya). Hehehe

      Delete
  13. pengalaman yang menarik mas, jadi semangat ngeblog nih saya huaaa, pingin dapat penghasilan dari blog dan sharing pengalaman ketika sudah sukses...

    ReplyDelete
    Replies
    1. Bener banget mas, kalau sudah sukses, terus sharing kepada teman-teman blogger semua itu membuat energi positif bagi mereka agar terus semangat dalam ngeblog. Lika-liku perjalanan sesuatu yang kita usahakan itu pasti ada, dan itu yang menjadi sesuatu yang membekas pada saat kita sudah sukses nanti. :)

      Delete
  14. Bagian rangkuman poin-poin dukanya menjadi seorang Blogger di nomor 1 dan 2 relate banget sama kehidupanku. Bagian lainnya juga mirip2. Semangat terus buat para Blogger yg menggantungkan penghasilannya sepenuhnya di Blog. Semoga rezekinya dilancarakan. Aamiin.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Wah, ternyata kehidupanku ada yang mirip, bahkan sama dengan kehidupan orang lain. Sejalan kehidupan kita kak. Lalu kapan kita jalannya kak? Wkwk

      Tetap semangat kak, Misalnya ingin jadi Blogger sepenuhnya, bukan tidak mungkin apabila rejeki ada didepan mata tidak diambil jika kita mampu. Tentu harus bisa memanfaatkan kesempatan yang ada dari luar blog apabila ada tawaran kerjasama, dan lain-lain.

      Semangat kak, semangat. :) :) ;)

      Delete

Post a Comment

TOMTOMID - Personal Bloger Wonogiri

Berkomentarlah dengan bijak (sesuai dengan konten yang kalian baca)! Tidak promosi keyword atau kata kunci blog pribadi guna mencari keuntungan sepihak, dan komentar tidak keluar dari pembahasan konten di blog ini! Untuk kerjasama bisa menghubungi kontak yang tersedia di blog TOMTOMID.

Terimakasih.

by Joko Utomo