Main Karambol dengan Kartu Remi ala Tempat Kami

Main Karambol dengan Kartu Remi ala Tempat Kami
Main Karambol dengan Kartu Remi ala Tempat Kami

Karambol merupakan jenis permainan yang mirip seperti biliard. Ada sedikit kemiripan soal papan yang digunakan, cara bermainnya untuk memasukkan bola kedalam lubang, dan alat yang digunakan untuk memasukkan bola ke lubang. Jika papan biliard berbentuk persegi panjang dengan enam lubang, empat lubang di pojok / sikunya dan dua lubang dibagian tengah tepi / pinggirnya. Untuk memasukkan bola ke dalam lubang, biliard menggunakan alat yang dinamakan stik / tongkat.

Namun tidak dengan papan karambol yang berbentuk segi empat dan berlubang di masing-masik pojok / sikunya. Bola yang digunakan karambol berbentuk bulat pipih seperti koin atau logam mata uang, sepertinya bukan bola disebutnya, tetapi biji karambol. Cara memainkannya dengan disentil menggiring biji karambol ke lubang dengan peraturan tertentu. Hayo bagi bapak-bapak yang suka nyentil telinga anak atau istrinya mendapatkan dosa, mending nyentil biji karambol saja lah pelampiasannya. Eittss.... Jangan pakai taruhan yaa mainnya!

Disini saya tidak akan menjelaskan peraturan resmi dan cara bermain resminya seperti apa, melainkan saya akan menjelaskan Main Karambol dengan Kartu Remi ala Tempat Kami. Jadi peraturan dan cara bermainnya kesepakatan dari orang yang kita ajak main di tempat Kami. Namanya juga cuma hiburan. Hiburan tiap malam setelah seharian masing-masing individu mencari nafkah, sekedar bantu orang tuanya bertani, dan lain sebagainya.

Ditempat Kami yang biasa memainkan permainan ini adalah anak-anak muda karang taruna yang umurnya kisaran 15 sampai 30an tahun. Bagi bapak-bapak biasanya lebih ke ngobrol serius memikirkan kehidupan keluarganya atau sekedar obrolan biasa seperti halnya emak-emak ngerumpi kalau sudah kumpul sama teman-temannya. Di desa / dusun Kami masih sangat memegang erat budaya seperti itu. Jauh berbeda dengan kehidupan di kota yang kebanyakan sudah bersifat individualis.

Baca : Cara Menukarkan Rp Higgs Domino dengan Pulsa

Walaupun saat ini masih pandemi belum hilang dari muka bumi ini dan dilarang buat kumpul-kumpul salah satunya, tetapi desa / dusun Kami yang sudah terbiasa dengan itu sepertinya hal yang sulit untuk diaplikasikan menurut saya. Pandangan saya sepertinya tidaklah mengapa jika harus kumpul dengan orang yang sudah kita kenal lama bukan orang baru. Karena virus covid-19 kebanyakan ada di kota-kota besar yang sering diliput di media dan televisi.

Namun jika ada teman atau saudara Kami yang pulang dari perantauan entah itu dari Jakarta, Bogor, dan kota lainnya, Kami tetap menjaga jarak dan mengikuti protokol kesehatan yang dianjurkan pemerintah. Karena dari dulu budaya seperti di desa / dusun Kami seperti tidak mungkin dibatasi bahkan dihilangkan, bisa berontak. Dengan alasan, dari dulu sebelum ada virus corona, sampai saat ini masih aman-aman saja.

Kecuali jika kita keluar dari desa / dusun Kami yang kita kurang mengenal dengan orang luar habis dari mana, baru pulang merantau atau bagaimana kita tidak tahu, maka memakai masker diwajibkan pula di daerah Kami. Terutama jika harus ke Kecamatan yang besar kemungkinannya virus tersebar disana daripada di desa / dusun Kami hampir tidak ada, saya pastikan memang tidak ada.

Jika ada yang melanggar tidak memakai masker ke Kecamatan di tempat saya akan dikenakan sanksi yang menurut saya cukup memalukan. Katanya tetangga di desa / dusun Kami tidak memakai masker ke Kecamatan di berikan sanksi dengan difoto dan diupload di Instagram. Mungkin ini salah satu cara pemerintah daerah Kami untuk memutus mata rantai virus covid-19 supaya masyarakatnya jera dan mematuhi protokol kesehatan yang telah ditetapkan disini.

Saya rasa bagus sih jika seperti itu. Secara, banyak orang yang memakai Instagram pasti pada melihat kasus seperti tetangga saya yang fotonya di pampang disana sebagai pelajaran mereka untuk tetap patuh. Pasti akan berfikir dua kali jika harus melanggar protokol kesehatan setelah melihat kasus seperti diatas.

Alah Tom, kamu kok banyak cing-cong. Mana bahasanmu tentang judul diatas? Maafkan daku teman-teman, tidak terasa kok malah cerita panjang seperti itu. Nulisnya ngalir begitu saja soalnya. Baik, ini dia cara Kami bermain karambol dengan kartu remi ala tempat Kami.

Baca : Review Blog Kafe MM - Penerus MWB (MyWapBlog)

1. Dengan 4 (empat) pemain yang bertanding

Sebenarnya tidak harus 4 (empat) pemain jika harus bermain karambol jika hanya sekedar untuk hiburan, 3 (tiga) orang, 2 (dua) orang bisa, 1 (satu) orang pun bisa (training) hehehe jika pemain kurang dari 4 serasa kurang gimana gitu.

2. Menata biji karambol

Di tempat Kami menggunakan biji karambol yang angka 1 sampai 9. Jika biasanya 2 warna yang digunakan, Kami hanya memakai 1 warna saja dengan 1 king (yang berada ditengah) dilingkari angka 1 sampai angka 9 dan 1 buah biji karambol yang disentil, kalau ditempat Kami namanya gacuk, bukan jancuk yaa! Hehehe

Untuk membedakan angka 6 dan 9 Kami memakai 1 biji karambol warna lain yang berbeda. Jadi tidak membingungkan ini angka 6 apa 9 yang akan dikejar dimasukkan, karena hampir tidak ada perbedaan angka 6 dengan 9.

3. Membagi kartu remi

Setiap pemain akan dibagikan 3 kartu remi yang sudah diambil kartu 10, J, Q, dan K nya. Karena biji karambol yang Kami pakai atau yang dimasukkan hanya angka 1 sampai 9, jadi kartu 10, J, Q, K nya disisihkan tidak dipakai. Kalian bisa membagikan kartu remi sesuai selera kalian. Namun menurut pengalam saya, kartu remi 3 yang dibagikan supaya bisa selesai pertandingan bisa sampai 1 jam. Kebanyakan puluhan menit. Jadi idealnya menurut saya 3 kartu saja.

4. Memasukkan biji karambol

Memasukkan biji karambol sesuai dengan yang ada di kartu remi yang sudah dibagikan masing-masing 3 kartu remi per pemain.

Keterangan :

Jika kartu remi tersebut ketiga-tiganya adalah angka yang sama, misalnya AAA, 222, 333, dan seterusnya, maka pemain harus mengejar king (yang ada di tengah) tadi.

Jika kartu remi tersebut ada angka yang sama, misalnya AA dan 2, maka pemain harus memilih mau memasukkan biji karambol berangka 1 (A) atau 2. Jika pemain memilih mengejar dan memasukkan biji karambol 1 (A), maka setelah memasukkan biji karambol 1(A), pemain bisa membuang kartu 1 (A) tersebut dua-duanya dan pemain harus mengejar king setelah itu.

 Jika ketiga kartu pemain berbeda semua angkanya, maka pemain harus memasukkan 2 biji karambol sesuai dengan kartu remi yang diterimanya baru ia memburu king.

Lalu 1 kartu yang tersisa itu untuk apa bang?

1 kartu yang tersisa pada saat pemain memburu king adalah kartu terakhir yang dimasukkan setelah memasukkan king. Jadi setelah pemain memasukkan king, pemain harus memasukkan 1 kartu terakhirnya apa dan pertandingan karambol selesai. Pemain yang bisa seperti itu ialah pemenangnya.

Baca : Tresno Pelampiasan

Jenis-jenis pelanggaran dalam karambol ala tempat Kami

1. Gacuk keluar dari papan

Entah itu masuk dalam lubang disengaja atau tidak disengaja, gacuk terbang keluar setelah disentil atau jenis lain yang mengakibatkan gacuk keluar dari papan merupakan sebuah pelanggaran.

2. Menabrak biji karambol

Pemain yang menabrak biji karambol merupakan sebuah pelanggaran. Pemain harus menge-ban (istilah di tempat Kami) atau memantulkan gacuk biji karambol dari kiri papan, kanan papan, atau depannya (tarik) tanpa menabrak biji karambolnya.

3. Memasukkan biji karambol yang salah

Memasukkan biji karambol yang salah yang tidak ada di kartu remi pemain merupakan sebuah pelanggaran. Termasuk memasukkan king sebelum waktunya.

4. Mengeluarkan king dalam lingkaran sarangnya sebelum ia nge-king. Jika sudah nge-king dan tinggal memasukkan kartu terakhir, maka cukup dikembalikan lagi ke tengah lingkaran kingnya. Namun jika pemain belum nge-king tapi sudah memasukkan king, itu merupakan pelanggaran.

Keterangan : Bagi pemain yang sedang mengejar king akan tetapi memasukkan 1 kartu terakhirnya, maka permainan dianggap selesai dan pemain itu dinyatakan kalah. Karena memasukkan kartu terakhir sebelum memasukkan king (sebelum waktunya).

Hukuman yang melakukkan pelanggaran

Bagi pemain yang melakukkan pelanggaran dari salah satu jenis pelanggaran yang sudah saya sebutkan diatas atau pelanggaran ganda, maka pemain tersebut nambah 1 kartu remi lagi yang mengakibatkan ia tertinggal dari lawan yang lain dan membuat semakin lama pertandingan semakin seru, begitu seterusnya sampai salah satu ada yang memenangkan pertandingan.

Baca : Jika kartu remi sisa telah habis, maka buangan kartu yang sudah dimasukkan biji karambolnya tadi dikumpulkan dan dikocok lagi kartu reminya (terserah pemain siapapun) untuk yat / jit istilah di daerah Kami (nambah kartu) dari pemain yang melakukkan pelanggaran lagi.

Itulah Main Karambol dengan Kartu Remi ala Tempat Kami. Jika di tempat kalian seperti apa? Apakah kita sama? Pasti berbeda bukan? Ceritakan kepada Kami di kolom komentar dong kalau cara main karambol di daerah kalian seperti apa! Mungkin kalian semua bisa mengadopsi cara bermain karambol Kami yang bisa kalian terapkan di daerah kalian masing-masing. Asik banget kok, sumpah (menurut saya).

Semoga bermanfaat dan kalian terhibur.

TOMTOMID
TOMTOMID TOMTOMID - Personal Blogger Wonogiri

No comments for "Main Karambol dengan Kartu Remi ala Tempat Kami"